SAPI LIMOUSIN DEMPLOT NAMBAH LAGI

318
  Sabtu, 19 Agustus 2017 DEMPLOT

Hal yang menggembirakan, sapi limousin yang dipelihara Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta bertambah lagi. Pada tanggal 6 Agustus 2017 sapi indukan di Lahan Praktek Karang Tumaritis beranak satu anakan sapi dengan sehat. Saat ini total sapi yang ada menjadi 4 ekor, yang awalnya hanya 2 ekor tahun awal tahun 2016.

Sapi Limousin merupakan keturunan sapi Eropa (bos taurus) yang berkembang di Perancis. Karakteristik Sapi Limousin adalah pertambahan badan yang cepat perharinya sekitar 1,1 kg, tinggi mencapai 1,5 m, bulu tebal yang menutupi seluruh tubuh warnanya mulai dari kuning sampai merah keemasan, tanduknya berwarna cerah, bobot lahir tergolong kecil sampai medium (sapi betina dewasa mencapai 575 kg dan pejantan dewasa mencapai berat 1100 kg), fertilitasnya cukup tinggi, mudah melahirkan, mampu menyusui, dan mengasuh anak dengan baik serta pertumbuhannya cepat.

Sapi Limousin yang dikembangkan di Lahan Praktek Karang Kadempel, termasuk cepat bertambah. Hal ini karena dipenuhinya asupan makanan yang mengandung protein tinggi yang dibutuhkan untuk tumbuh dan berkembang. Pakan yang diberikan selain rumput segar yaitu campuran garam, tetes tebu, probiotik, polar, bekatul dan air secukupnya. Pakan konsentrat tersebut diberikan pagi dan sore hari.

Awalnya Sapi Limousin betina yang menunjukkan tanda birahi yaitu alat kelaminnya 3 A (Abang, Abuh, Anget) kemudian disuntik IB. IB yang digunakan adalah jenis Limousin juga. Setelah 2 mingguan kemudian dites untuk mengetahui hamil atau tidaknya. Ternyata sapi tersebut positif hamil.

Tanda Kehamilan Pada Sapi

Sapi yang sedang hamil tubuhnya cenderung lemah dan rentan penyakit. Selain itu sapi tidak menunjukkan tanda-tanda birahi lagi atau sudah tidak minta dikawinkan lagi. Tanda lainnya adalah sifat sapi betina yang menjadi lebih tenang, tidak suka mendekat ke pejantan serta nafsu makannya yang meningkat sehingga berat badan pun bertambah besar. Pada pertengahan kehamilan perut sebelah kanannya nampak semakin bertambah besar serta terdapat pergerakan pada perut sebelah bawah, sisi bagian kanan dan belakang. Puting serta ambingnya mulai berkembang semakin membesar.

Masa Kelahiran

Masa kehamilan pada sapi rata-rata berlangsung sekitar 9 bulan atau 281 hari, pedet jantan biasanya dikandung lebih lama 1-3 hari dibanding dengan pedet betina. Sedangkan bagi sapi dara atau sapi yang baru pertama kali hamil, masa kehamilannya lebih singkat sekitar 2 hari dibanding sapi yang sudah sering melahirkan. Selain itu, jika sapi mengandung anakan kembar, umumnya masa kehamilannya akan lebih singkat.

Tanda Sapi Siap Melahirkan

Sapi yang siap melahirkan menunjukkan tanda-tandanya, seperti: nafsu makan yang mulai berkurang dan sering kencing. Sapi tampak gelisah, kaki menggaruk-garuk lantai kandang atau tanah, selalu berubah posisi kadang berdiri, berbaring dan berputar-putar. Ambing membesar, bengkak, mengeras, lembab dan berwarna kemerahan. Pinggul mengendor dan disekeliling pangkal ekor cekung.

Proses Kelahiran dan Penanganannya

Proses melahirkan dimulai dengan keluarnya cairan dari vulva, keluarnya kantong plasenta, kemudian janin akan dan induk mulai menjilati anak yang baru lahir. Jika sapi bisa melahirkan normal, maka tidak perlu bantuan. Tapi jika sapi kesulitan, barulah kita perlu campur tangan untuk membantu proses kelahiran.

Jika induk sapi tidak menjilati anaknya, maka kita yang harus segera membersihkannya. Pertama, bersihkan semua lendir yang menempel di mulut, hidung dan tubuhnya dengan menggunakan handuk atau kain lap yang bersih. Kemudian potong tali pusar menggunakan gunting yang steril, tali pusar dipotong sekitar 10 cm dan bekas lukanya diolesi dengan Yodium untuk menghindari infeksi atau radang pusar.

Selama 9 bulan sapi limousin bunting, akhirnya tanggal 6 Agustus 2017 jam 00.30 WIB beranak sapi limousin betina. Semoga tumbuh sehat, menambah pemasukan, dan ujicoba baru di bidang peternakan.


           


BERITA POPULER